Kamis, 17 September 2020

Dibalik Pandemi Corona, Para Siswa SMK Tetap Berkarya

 Dibalik Pandemi Corona, Para Siswa SMK Tetap Berkarya


Tidak ada seorangpun yang pernah menduga, jika tiba-tiba dunia dilanda malapetaka. Pandemi Covid-19 datang tanpa diundang dan serta merta dalam sekejap merubah tatanan kehidupan masyarakat dunia termasuk Indonesia. Perubahan tersebut telah memukul telak semua sektor dan hampir melumpuhkan denyut nadi kehidupan. Dampaknya yang luas dan masif begitu terasa. Korban berjatuhan, Bisnis banyak yang ambruk, PHK besar-besaran, sektor pendidikan total berjalan dari rumah, Perkantoran dan Pelayanan Publik terhambat. Perubahan yang signifikan ini telah memunculkan kesulitan baru dalam interaksi, psikososial, ekonomi, kekhawatiran akan ketidakpastian, stres dan manajemen emosi yang tidak terkendali, serta banyak lagi dampak lainnya.


Mari berbicara dengan data, sampai dengan tanggal 17 September 2020, kasus positif Covid-19 bertambah 3.635, total mencapai 232.628 kasus. Pasien sembuh bertambah 2.585 menjadi 166.686 pasien. Kasus meninggal bertambah 122 menjadi 9.222 kasus.

Sementara itu, di sektor usaha tercatat data sampai dengan bulan Mei 2020 PHK sebanyak 1,7 juta pekerja  dan masih ada 1,2 juta pekerja yang masih proses verifikasi. Artinya hampir 3 juta orang kehilangan pekerjaan.

Kita tinggalkan sementara data-data yang menakutkan ini, yang diprediksi masih akan terus bertambah. Bagaimanapun juga, bencana ini harus dihadapi dan direspon dengan bijaksana. Khususnya bagi dunia Pendidikan. Malapetaka besar ini telah menjadikan para Guru dan Siswa terbatasi gerak dan aktivitasnya di rumah. Tingkat kejenuhan yang dirasakan begitu tinggi. Namun hal ini tidak lantas menghentikan upaya-upaya untuk mengatasinya. Beragam cara dan metode dilakukan. Salah satunya pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Garut. Pada Mata Pelajaran ini ada Kompetensi Dasar yang berkaitan dengan Pemasaran Online. Rasanya ada peluang sangat besar dari sini. Bagaimana tidak, Pemasaran Online, Bisnis Online, Digital Marketing, dan istilah-istilah bisnis serupa itu kini sedang begitu “Booming”. Hal ini tentu memunculkan sebuah peluang baru, apalagi ditambah di masa pandemi ini, dimana hampir semua orang tinggal di rumah, sementara kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi.

Berdasarkan laporan terbaru We Are Social, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Jika dibandingkan dengan total populasi Indonesia yang berjumlah 272,1 juta jiwa, maka itu artinya 64% penduduk RI telah merasakan akses ke dunia maya, dengan rentang usia 16 hingga 64 tahun.

Peluang yang sangat besar sekali untuk juga mengaktifkan siswa SMK dalam program Pembelajaran berbasis Proyek Pemasaran Online. Apalagi di rentang usia SMK 15 sampai 17 tahun dimana kebanyakan para remaja ini begitu akrab dengan media sosial. 

Berdasarkan hasil riset Wearesosial Hootsuite yang dirilis Januari 2019 pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 juta atau sebesar 56% dari total populasi. Sementara itu data lain berdasarkan studi yang dilakukan oleh Facebook dan Bain & Company, jumlah konsumen digital di ASEAN dan Indonesia telah meningkat pesat selama beberapa tahun terakhir. Konsumen digital yang dimaksud dalam studi ini adalah orang-orang yang membeli dan bertransaksi secara online.

Untuk Indonesia sendiri, studi menunjukkan saat ini jumlah konsumen digital sudah mencapai 53% atau setengah dari total populasi Indonesia di tahun 2018,

atau lebih dari setengah orang yang berusia 15 tahun ke atas telah bertransaksi online. Bahkan pada tahun 2025 mendatang, pertumbuhan belanja online di Indonesia diprediksi tumbuh menjadi USD 48 miliar (Rp 657,7 triliun).

Berdasarkan data-data di atas, dan kenyataan bahwa begitu banyak pekerja di PHK yang mungkin banyak diantaranya adalah orangtua dari siswa-siswa SMK ini, maka dirancanglah sebuah Program Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) di bidang Pemasaran Online. Pembelajaran Berbasis Proyek ini bertujuan untuk :

Memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai bagaimana tata kelola pemasaran online. 

Memberikan nuansa baru bagi siswa dalam proses pembelajaran.

Memberikan wadah yang positif yang dapat menampung kegemaran siswa menggunakan media sosial.

Mengajak siswa mampu mengaplikasikan kemampuan yang diperoleh dari pembelajaran klasikal.

Membentuk dan menumbuhkan jiwa-jiwa entrepreneur.

Mengasah kemampuan bisnis sejak muda.

Mengajak siswa memberikan kontribusi secara ekonomi bagi dirinya sendiri dan keluarga.

Mengajarkan siswa untuk selalu berfikir positif dan kreatif.

Membimbing siswa belajar mengubah kesulitan menjadi peluang.

Mengoptimalkan kerjasama baik di dalam keluarga.


Untuk mencapai tujuan tersebut, langkah-langkah yang ditempuh dalam pembelajaran ini adalah :

Menemukan peluang usaha di masa pandemi

Dalam hal ini para siswa melakukan pengamatan dan menganalisis peluang yang ada, disesuaikan dengan kondisi di sekitarnya, kemampuan yang dimiliki dan peluang pasar.

 Membuat keputusan usaha yang akan dijalani.

Merancang strategi pemasaran.

Membuat akun-akun bisnis Online di berbagai platform.

Merancang konten kreatif dengan berbagai aplikasi sebagai media promosi online.

Melakukan posting dan promosi produk di berbagai akun bisnis online yang sudah dibuat.

Mengelola akun dengan menjaga postingan dan melayani calon konsumen yang berinteraksi.

Melayani transaksi jika terjadi transaksi, dengan pengiriman produk melalui jasa angkutan online.

Mengelola administrasi transaksi.

Mengelola keuangan.

Sementara itu peran Guru dalam Pembelajaran Berbasis Proyek ini adalah sebagai pembimbing, fasilitator, motivator yang memberikan arahan-arahan kepada siswa selama pelaksanaan proyek, juga memantau aktivitas siswa di berbagai akun bisnis online. 

Dari proyek pembelajaran ini muncul begitu banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan. Mulai dari ide pembuatan masker, menjual hand sanitizer, beragam produk kesehatan, makanan, minuman, fashion serta jasa untuk antar kebutuhan sehari-hari dan banyak lainnya.

Apa yang sudah dapat diperoleh siswa dari Pembelajaran Proyek ini? 

Dari segi ekonomi, tentu belum banyak yang bisa dihasilkan. Bahkan banyak siswa yang tidak memperoleh nilai transaksi. Namun, pengalaman belajar dan menjalani proses jauh lebih penting. Hal ini diharapkan dapat terus memacu dan mengasah kemampuan, kepercayaan diri dan semangat untuk terus berupaya mengoptimalkan setiap peluang yang ada, membentuk mental-mental tangguh dan tidak mudah menyerah dengan keadaan.


"Jabar Bermasker-Jabar Berbagi Motivasi Kreatif"

"Dibalik Pandemi Corona, Para Siswa SMK Tetap Berkarya"

Ai Yuliansah, S,Pd

Guru Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan

SMK Negeri 1 Garut


#JabarBermaskerChallenge

#JabarBermaskerChallenge_Blog/Artikel

#KeepCenghar

#JabarSemangatBDR

#Jabar BahagiaBDR

#Sahabattikomdik


#genihandayani

#awangtati

#eka.fighterlife



34 komentar:

  1. Semoga artikel ini bermanfaat bagi saya, siswa dan para pembaca lainnya

    BalasHapus
  2. Masya Allah, artikel ini menjadi sumber ilmu dan sumber motivasi utk semangat berkarya ditengah pandemi

    BalasHapus
  3. sangat bermanfaat untuk kondisi dimasa
    pandemi seperti ini 🙏 dan semoga covid-19 di negara kita segera berakhir aamiin🤲

    BalasHapus
  4. Luar biasa tulisannya, keren. Ajak semua siswa dan taman-teman guru terus berkarya, Bu Guru. Insya Allah, Copid-19 segera berlalu

    BalasHapus
  5. Bagus sekali.... Sangat bermanfaat👍

    BalasHapus
  6. Masya Allah, mantap. Semangat mendidik anak berproses

    BalasHapus
  7. Masya Allah... Keren...semangat terus berkarya di tengah pandemi

    BalasHapus
  8. Masya allah,"Di balik kesulitan pasti ada kemudahan". Keren,hikmah dari keadaan pandemi dapat berkarya,
    Mubarak para pendidik dan siswa/siswi SMK NEGRI 1 GARUT

    BalasHapus
  9. Masya Alloh ibu keren artikel nya.....sangat bermanfaat..

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah,baca artikel ini menambah motivasi bagi guru dan siswa untuk tidak menyerah dan terus berkarya, semoga musibah menjadi berkah

    BalasHapus
  11. Muantapppp bu Ai, keren abis. Tetap semangat di musim pandemi.

    BalasHapus
  12. MasyaAllah mantul bu,lanjutkan!!!
    Siswa belajar memanfaatkan peluang

    BalasHapus
  13. Menumbuhkan jiwa & karakter yg kreatif dan inovatif pada siswa adalah kunci kemajuan masa depan kita semua.

    BalasHapus
  14. Menginspirasi dan sangat bermanfaat bu, semoga pandemi ini akan segera berakhir dan bisa beraktifitas seperti sedia kala

    BalasHapus
  15. MasyaAllah bagus sekali Bu artikelnya,sangat bermanfaat artikel yang ibu bikin ��

    BalasHapus
  16. Bagus sekali artikelnya, semoga bisa membuka mata terkait pentingnya kita menjaga diri sendiri & keluarga dalam menyikapi pandemi ini. Sehat selalu

    BalasHapus
  17. Masya Allah bagus bgt artikelnya... Semoga yg lain juga membacanya...

    BalasHapus
  18. jangan kalah sama pandemi, semangat berkarya

    BalasHapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  20. Artikelnya bagus sekali..dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi kita semua

    BalasHapus
  21. Tetap semangat dan tetap berkarya terimakasih atas inspirasi nya 👍

    BalasHapus
  22. Masyaallah bagus sekali bu artikelnya,dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi kita semua👍

    BalasHapus
  23. Terimakasih atas inspirasi nya bu, tetap sehat dan tetap berkarya untuk kita semua💪

    BalasHapus
  24. Sangat bermanfaat, menginspirasi, dan menjadi wawasan terimakasih ibuuu🤗

    BalasHapus
  25. Semoga artikel ini menginspirasi generasi penerus

    BalasHapus
  26. Artikel nya sangat menginspirasi

    BalasHapus
  27. Terimakasih bu atas artikel yang sangat menginspirasi

    BalasHapus
  28. Terima kasih sudah menulis artikel ini, bu. Sangat bermanfaat dan menginspirasi. Semoga kita semua selalu semangat untuk terus berkarya, ya!

    BalasHapus
  29. Semoga makin banyak ide kreatif yang dijalankan dalam membimbing calon2 entrepreneur muda. .. Goodluck

    BalasHapus