Empat hari berlalu dari sebuah tanggal yang diabadikan sebagai hari Guru. Tak seperti peringatan hari-hari istimewa lainnya. Hari Guru diperingati dengan sangat sunyi. Hanya ada upacara, pidato Menteri dan berseliwerannnya ucapan selamat hari Guru di sosial media. Dan semua kembali sunyi.
Tiba-tiba, pagi ini... Sebentuk cake cantik, selembar kertas ucapan hari guru, suprise hymne guru yang dinyanyikan para siswa di kelas, benar-benar membuat saya tidak bisa berkata-kata.
Inilah Guru, kami para Guru, tidak pernah mengharapkan balas jasa apapun dari siswa-siswanya.
Ucapan terimakasih dari siswa pun sudah cukup meluluhlantakkan perasaan seorang Guru.
Inilah kami, kami para Guru, hanya berupaya sekuat tenaga, semaksimal kemampuan kami, untuk membangun negeri melalui karya-karya kecil kami, dari ruang kelas, dari bangku-bangku sederhana, dari wajah-wajah polos para siswa, dari coretan-coretan ringan di papan tulis, dari kisah-kisah hebat tentang hidup, dari untaian mimpi yang bersama-sama kita bangun.
Kadang,,,,,semuanya diselingi dengan "kemarahan",
Tidak!!!Guru kalian tidak marah, Guru kalian hanya sedang berusaha memberitahu mana yang benar dan salah.
Inilah kami, kami para Guru, kami yang penuh kekurangan, kealfaan, tapi kami berusaha memberikan yang terbaik untuk anak didik.
Lihatlah, kemajuan zaman sudah sedemikian pesatnya, kemudahan-kemudahan akses pembelajaran dapat diperoleh hanya dengan jentikan jari saja. Kapan saja, dimana saja.
Tapi sadarkah kita, keberadaan sosok Guru, tidak akan pernah tergantikan oleh kecanggihan teknologi apapun. Sejatinya kemajuan teknologi hanyalah sarana yang harus digunakan untuk membantu mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran. Bukan untuk menggantikan keberadaan guru, di ruang-ruang guru, di ruang-ruang kelas atau dimanapun tempat belajar.
Semoga momen hari Guru, menjadi tonggak bagi siapapun, untuk kembali mengingat apa peran Guru sebenarnya, bagaimana seharusnya Guru diperlakukan.
Meski sedikit terlambat, Selamat Hari Guru untuk Guru-Guru terbaik di negeri ini
Semoga Allah SWT, selalu membimbing dan menolong dalam mengemban amanah mulia ini. Aamiin.
"Terimakasih anak-anak didikku"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar